Situasi Memang Sedang Berat, Kapten Supardi!

Situasi Memang Sedang Berat, Kapten Supardi!
Supardi Nasir. (Dok Inilahkoran)

INILAH, Bandung - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir sebut situasi berat tengah dihadapi para pesepak bola. Tak hanya di Indonesia namun di seluruh penjuru dunia. 

Alasannya tak lain hanya karena virus corona (Covid-19). Alhasil, tidak ada pertandingan yang dijalani karena seluruh kegiatan, termasuk kompetisi dihentikan untuk sementara waktu demi memutus penyebaran. 

Supardi mengatakan ketiadaan kompetisi ini memang bukan pertama kali dialami. Terutama di Indonesia, kondisi ini hampir sama seperti pada musim 2015 silam. 

Namun kala itu, kompetisi di Indonesia terhenti di tengah jalan akibat pembekuan PSSI oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Imbasnya, FIFA pun memberikan sanksi yang membuat PSSI tidak bisa melangsungkan kompetisi termasuk laga-laga internasional, baik timnas maupun klub di Piala AFC.

Kini, kompetisi Indonesia juga berhenti di tengah jalan, terhitung pada 16 Maret 2020. Alasannya karena penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia semakin hari semakin meluas. 

"Ini situasi yang hampir sama dengan sebelumnya. Berat bagi kita sebagai pemain tentunya ketika menghadapi situasi seperti ini. Tetapi kita harus taat sama pemerintah kita ketika PSSI mengeluarkan keputusan untuk menghentikan sementara kompetisi ini," kata Supardi saat dihubungi. 

Pemain yang akrab disapa Bang Haji ini meyakini penghentian kompetisi ini memiliki tujuan yang sangat baik. Yakni menghindari paparan dari virus yang berawal dari Wuhan, China. 

"Pasti pertimbangannya untuk kemaslahatan kebaikan untuk orang banyak, kebaikan semua juga karena virus ini. Karena virus ini sangat serius untuk diperhatikan," tuturnya.

Benar saja, sejauh ini penyebaran virus corona semakin meluas. Terbukti di Indonesia, jumlah orang yang terjangkit sudah mencapai ribuan. 

"Saya sebagai pelaku sepak bola di lapangan tentunya pasti agak sedikit sulit ketika harus berhadapan dengan situasi seperti ini. Tapi saya selalu berfikir positif bahwa dibalik semua cobaan seperti ini ada hikmah, Insya Allah," katanya. 

Pemilik nomor punggung 22 ini berharap wabah virus corona ini segera berakhir. Sehingga tak hanya kompetisi yang kembali digulirkan, namun seluruh kegiatan lainnya bisa kembali dilakukan. 

"Saya selalu berdoa untuk kita semua. Mudah-mudahan wabah ini cepat Allah angkat, hilangkan dan kehidupan kembali normal. Tentunya Liga kita secepatnya kembali bergulir. Itu harapan saya ke depannya," harapnya. 

Selama ini, Supardi sendiri mengaku masih melakukan aktivitasnya meski Liga 1 2029 dihentikan sementara waktu. Sebab jajaran pelatih memberikan program pelatihan setiap harinya.

"Tapi saya tidak terlalu memaksakan latihan untuk sempurna. Saya melakukan dengan santai, relaks, tapi tetap serius. Saya tidak bisa memaksakan dalam situasi seperti ini karena kompetisi belum tahu kapan. Tapi aaya ikuti apa yang diarahkan tim pelatih untuk melakukan dan menjaga kebugaran," bebernya. 

Menurut keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), Liga 1 2020 dijadwalkan akan digulirkan pada awal Juni. Namun jika wabah virus corona tak juga mereda hingga batas waktu yang sudah ditentukan, maka kompetisi yang sudah berjalan tiga pertandingan ini akan dihentikan.(Muhammad Ginanjar)